Terapi dengan sel punca adiposa dapat mengisi sel yang hilang dan melindungi area di bawah proses kerusakan degeneratif saraf. Terapi sel punca ini diharapkan dapat dipertimbangkan sebagai potensi dan mengurangi manifestasi klinis pada penyakit neurodegeneratif. Tujuan artikel ini untuk mengetahui potensi dan fungsi terapi sel punca adiposa sebagai salah satu terapi alternatif untuk penyakit neurodegeneratif. Artikel dibuat dengan metode literature review, melibatkan 37 pustaka yang berupa buku dan jurnal internasional. Sel punca adiposa bersifat totipoten (dapat menjadi berbagai jenis sel) sehingga dapat menggantikan sel saraf yang rusak. Selain itu, sel punca adiposa mengekspresikan protein seperti NGF (nerve growth factor), brain-derived neurotrophic factor (BDNF), PGC1a (proliferator-activated receptor-g coactivator 1a), Neuro2A, VEGF (Vascular endothel growth factor) dan HGF (hepatocyte growth factor) yang mendorong regenerasi neurit, mengurangi inflamasi, memicu pembentukan jaringan baru dan bersifat neuroprotektif.. Berdasarkan studi literatur disimpulkan bahwa sel punca adiposa merupakan sel yang baik untuk terapi penyakit neurodegeneratif.
Copyrights © 2019