Kehamilan pada remaja memiliki risiko tinggi, tidak hanya merusak masa depan remaja yang bersangkutan, tetapi juga sangat berbahaya bagi kesehatannya. Kehamilan di bawah umur mengandung risiko kematian yang tinggi. Kematian hamil yang tidak diinginkan pada remaja dapat disebabkan oleh kurangnya perawatan dan pemeriksaan selama kehamilan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan dilakukan di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam dengan informan yang telah ditentukan secara purposive sampling. Remaja menyadari pentingnya perawatan kehamilan, salah satunya adalah dengan pemeriksaan kehamilan. Pandangan perawatan kehamilan menurut remaja adalah untuk membuat ibu dan janin sehat meskipun dianggap mampu membuka aib kehamilan. Remaja mendapatkan tekanan dan pandangan negatif dari orang lain terhadap remaja untuk perawatan kehamilan. Hambatan untuk perawatan remaja untuk kehamilan, yaitu keengganan untuk perawatan adalah rasa malu. Fasilitas dan infrastruktur untuk perawatan kehamilan yaitu USG kehamilan dan konsumsi vitamin. Remaja memiliki niat keinginan dan kepercayaan diri untuk menjaga kehamilan sejak menerima dukungan dari orang terdekat dan tanggung jawab pasangan. Perilaku remaja dalam perawatan kehamilan menunjukkan bahwa remaja berusaha untuk menggugurkan kehamilan awal.
Copyrights © 2019