Financial disstres adalah fase penurunan kondisi keuangan yang terjadi sebelum timbulnya kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas, leverage, kapasitas operasi, pertumbuhan penjualan, dan ukuran kesulitan keuangan perusahaan. Penelitian ini dilakukan di perusahaan- perusahaan yang terdaftar di bursa efek pada 2016-2017. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 108 observasi perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dokumentasi yang diperoleh dari situs web bei. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi logistik yang dibantu oleh program e-views 9. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas, kapasitas operasi, pertumbuhan penjualan dan rasio ukuran perusahaan mampu mempengaruhi kesulitan keuangan perusahaan manufaktur dengan arah negatif
Copyrights © 2019