Majalah Farmasetika
Vol. 4, Supl. 1, Tahun 2019

Aktivitas Penghambatan Denaturasi Albumin dan Efek Anti-Inflamasi Campuran Ekstrak Herba Meniran, Daun Kelor, Daun Salam

Dian Ratih Laksmitawati (Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jl. Srengseng Sawah Jagakarsa, Jakarta)
Claudia Tiffani (Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jl. Srengseng Sawah Jagakarsa, Jakarta)



Article Info

Publish Date
25 Jan 2020

Abstract

Kombinasi herbal dalam satu formula memiliki keuntungan antara lain sinergisitas efek. Daun salam, daun kelor dan herba meniran dilaporkan memiliki aktivitas anti-inflamasi, namun dalam bentuk kombinasinya belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan aktivitas anti-inflamasi dari meniran (Phyllanthus niruri L.), daun kelor (Moringa oleifera Lamk) dan daun salam (Syzigium polyanthum (Wight) Walp) dalam bentuk tunggal dan kombinasinya secara in vitro dan in vivo. Metode : Metode pengujian aktivitas antiinflamasi in vitro menggunakan metode penghambatan denaturasi albumin sedangkan uji in vivo menggunakan metode edema pada telapak kaki tikus putih jantan. Ketiga daun dari tanaman tersebut masing-masing dibuat ekstrak dengan maserasi etanol 70%. Sebagai sampel uji in vitro, dibuat 7 macam yaitu : ekstrak meniran (M) tunggal, ekstrak kelor (K), tunggal ekstrak salam (S) tunggal  dan ekstrak kombinasi M:K:S dengan perbandingan  = 1:1:1, 2:1:1, 1:2:1, 1:1:2. Ekstrak dengan aktivitas antiinflamasi in vitro tertinggi akan diujikan secara in vivo. Hasil dari pengujian in vitro menunjukkan persen inhibisi denaturasi albumin tertinggi pada kombinasi meniran : kelor : salam (1:2:1) sebesar 60,04% ± 0,32 dan secara in vivo diperoleh persen penghambatan edema kaki tikus yang diinduksi karagenan sebesar 9,06%. Aktivitas penghambatan denaturasi albumin Na diklofenak sebagai kontrol adalah 84,06% dan secara invivo sebesar 41,21%. Aktivitas anti-inflamasi in vivo ektrak tunggal meniran sebesar 19,59%. Kombinasi ekstrak daun meniran, kelor dan salam dengan perbandingan 1:2:1 mempunyai aktivitas antiinflamasi melalui metode penghambatan denaturasi albumin yang cukup besar (60,04%), namun aktivitas penghambatan radang kaki tikus tidak sebaik in vitronya (9,06%).

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

farmasetika

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Majalah Farmasetika Edisi Khusus merupakan majalah online farmasi di Indonesia berbentuk artikel ilmiah populer, artikel review, laporan kasus, komentar, dan komunikasi penelitian singkat di bidang farmasi. Edisi khusus ini dibuat untuk kepentingan informasi, edukasi dan penelitian kefarmasian. ...