Faktor hormonal merupakan faktor dominan penyebab pre menstrual syndrome yaitu meningkatnya kadar estrogen. Sumber pembuatan estrogen adalah lemak tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol dengan pre menstrual syndrome di SMP 26 Kota Malang. Desain penelitian adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 152 responden, dengan jumlah sampel 33 responden, yang dipilih secara proporsionate random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner Shortened Premenstrual Assesment Form (SPAF). Data dianalisa dengan uji pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan 48,5% responden dengan kadar kolesterol normal mengalami pre menstrual syndrome dengan derajat ringan, sedangkan 12,1% responden dengan kadar kolesterol tinggi mengalami pre menstrual syndrome dengan derajat sedang hingga berat. Hasil uji pearson product moment menunjukkan bahwa p value <0,001 yang artinya terdapat hubungan kadar kolesterol dengan pre menstrual syndrome. Penelitian lebih lanjut bisa dilakukan untuk mengetahui fluktuasi kolesterol pada masa munculnya tanda tanda PMS.Kata Kunci: Kadar Kolestrol, Pre Menstrual Syndrome
Copyrights © 2019