Nyeri persalinan merupakan kondisi fisiologis yang secara umum akan dialami oleh hampir semua ibu yang akan melahirkan. Rasa nyeri persalinan dapat berkurang bila dilakukan dengan teknik counter pressure dan abdominal lifting yakni dengan menekan tulang sakrum dan massage abdominal. Teknik ini merupakan salah satu pengurangan rasa nyeri persalinan non farmakologi yang dilakukan pada ibu dalam kala I fase aktif persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas teknik abdominal lifting dan teknik counter pressure terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan one group pretest dan post test. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin kala I fase aktif di Bidan Praktik Mandiri Kota Padang. Metoda pengumpulan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang. Pengumpulan data menggunakan skala intensitas nyeri pada saat pretest sebelum dilakukan intervensi dan post test setelah dilakukan intervensi. Pengolahan data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian univariat didapatkan bahwa rata-rata nyeri persalinan sebelum teknik abdominal lifting 7,63 dengan standar deviasi 1,23 dan teknik counter pressure 7,81 dengan standar deviasi 1,33, sedangkan hasil penelitian univariat sesudah dilakukan teknik abdominal lifting sebesar 7,19 dengan standar deviasi 1,47 dan teknik counter pressure sebesar 6,56 dengan standar deviasi 1,41. Hasil penelitian bivariat didapatkan bahwa terdapat efektifitas teknik counter pressure terhadap pengurangan skor nyeri persalinan kala I fase aktif dengan nilai p 0,000 dan tidak terdapat efektifitas teknik abdominal lifting terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I fase aktif dengan nilai p 0,110. Diharapkan responden dan tenaga kesehatan dapat mengaplikasikan teknik counter pressure dan abdominal lifting dalam persalinan agar dapat membantu mengurangi nyeri yang dirasakan selama persalinan sehingga dapat meningkatkan kenyamanan ibu.
Copyrights © 2019