Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya
Vol 19, No 2 (2017): (December)

ADAM RELIGION IN THE RELIGIOUS LIFE OF SAMIN TRIBE IN SUMBERBENING VILLAGE NGAWI 1969 - 1999

Novi Triana Habsari (University of PGRI Madiun)



Article Info

Publish Date
03 Jan 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kehidupan keagamaan masyarakat Samin di Dusun Belikwatu Desa Sumberbening Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi pada tahun 1969-1999. Penelitian ini dilakukan selama lima bulan. Sumber data yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan analisis kualitatif model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religi dalam masyarakat merupakan sumber sikap altruistik yang mempunyai dampak mengendalikan egoisme, yang mendorong manusia untuk berkorban dan tidak pamrih. Orang yang harus mengetahui bahwa para umat manusia, religinya merupakan sesuatu yang nyata dan benar. Kehidupan keagamaan masyarakat Samin mempunyai sikap dan perilaku yang baik terhadap masyarakat Samin maupun masyarakat yang bukan Samin. Masyarakat Samin menyatakan bahwa dirinya itu tidak memiliki agama, namun agama dari masyarakat Samin adalah agama Adam. Agama adam memang bukan sebuah agama namun sebagai kepercayaan. Inti ajaran dari agama Adam yaitu Manunggaling Kawolu Gusti. Masyarakat Samin menyebut Yang Maha Esa dengan Hyang Wenang Pramesti Agung. Selanjutnya dalam hal puasa agama Samin yang dijalaninya setiap hari yang menurut mereka lebih dari puasa-puasa pada umumnya yang terdapat dalam ajaran keagamaan bukan Samin dan dapat dipertanggung jawabkan dikemudian hari.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jantro

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

The criteria of the submitted article covers the following types of article: first, the article presents the results of an ethnographic/qualitative research in certain topic and is related with ethnic/social groups in Indonesia; second, the article is an elaborated discussion of applied and ...