Penelitian ini mendeskripsi mengenai aspek kelembagaan (aspek kunci, hambatan, konflik kelembagaan) dalam memproduksi pada pertanian salak pondok di Kabupaten Sleman. Hal ini dilakukan untuk mengukur aktivitas-aktivitas rantai nilai salak pondoh untuk meningkatkan nilai tambah demi kesejahteraan petani Indonesia. Dengan mengobservasi 34 kelompok tani menggunakana pendekatan kualitataif melalui Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menemukan Reformulasi kelembagaan internal dapat berimplikasi kepada kepastian skala produksi. Setelah produksi dan pemasaran sudah tertata, maka pengembangan produk menjadi solusi akhir dalam meningkatkan nilai tambah salak pondoh
Copyrights © 2020