ABSTRAK Pada perokok berat terjadi peningkatan kadar hemoglobin. Peningkatan ini terjadi karena reflek dari mekanisme kompensasi tubuh terhadap rendahnya kadar oksigen yang berikatan dengan hemoglobin akibat digeser oleh karbon monoksida yang mempunyai afinitas terhadap hemoglobin yang lebih kuat. Sehingga tubuh akan meningkatkan proses hematopoiesis lalu meningkatkan produksi hemoglobin, akibat dari rendahnya tekanan parsial oksigen (PO) di dalam tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan kadar hemoglobin perokok aktif dan pasif, Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan studi komparatif, sampel penelitian sebanyak 15 perokok aktif dan 15 perokok pasif di desa Awunio, Kec.Kolono, Kab.Konsel penarikan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan melakukan pemeriksaan hemoglobin menggunakan hemoglobinometer Sahli. Berdasarkan hasil uji statistik Mann - Whitney dengan tingkat kemaknaan (p<0,05) ditemukan ada perbedaan (p=0,000) kadar hemoglobin perokok aktif dan perokok pasif. Dari hasil penelitian ini diharapkan pada perokok aktif untuk menghentikan kebiasaan merokok, dan untuk penelitian selanjutnya dilakukan dengan mengukur variabel lain yang berpengaruh terhadap kadar hemoglobin agar diperoleh hasil penelitian yang lebih signifikan.
Copyrights © 2019