Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
Vol 2, No 2 (2018)

PENGOLAHAN SINGKONG MENJADI TEPUNG MOCAF DAN KERIPIK COMBRO PADA KELOMPOK TANI DESA PUCUNGBEDUG

Fahri Lunnadiyah Ali (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Rennanti Lunnadiyah A (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)
Rahmat Joko N (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2019

Abstract

Produktivitas singkong di Desa Pucungbedug cukup tinggi. Tahun 2014 produkstivitas singkong sebesar23,86 ton/ha dan meningkat pada tahun 2015 menjadi 26,38 ton/ha. Namun, peningkatan produktivitassingkong tidak diikuti oleh peningkatan pendapatan petani. Hal ini disebabkan karena mereka tidakmempunyai pengetahuan dan juga keahlian tentang pengolahan singkong menjadi produk yang bernilailebih tinggi. Alternatif pengolahan singkong yang potensial saat ini adalah pengolahan singkongmenjadi tepung mocaf dan keripik combro. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk penyuluhan,demonstrasi dan pendampingan. Penyuluhan dilakukan dengan cearmah dan diskusi. Bentuk evaluasiberupa daftar pertanyaan yang diberikan sebelum dan sesudah materi penyuluhan disampaikan.Demonstrasi dilaksanakan melalui pelatihan dan praktek. Evaluasi dilakukan terhadap tingkatketrampilan tentang pembuatan tepung mocaf dan keripik combro kering dengan mengevaluasi padatahap praktek ditambah dengan penilaian data dari recording yang dilakukan peserta. Pendampinganpromosi dan penjualan produk dilakukan dengan membantu membuatkan alat dan media promosi.Evaluasi dilakukan dengan menganalisis keuntungan usaha. Dari kegiatan program kemitraanmasyarakat pengolahan singkong menjadi tepung mocaf dan keripik combro pada kelompok tani desaPucungbedug diperoleh hasil sebagai berikut :1. Seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan kewirausahaan dan peluang usaha tentangdiversifikasi pengolahan singkong dan secara keseluruhan peningkatan pengetahuan pesertamencapai 36%.2. Evaluasi terhadap tingkat keterampilan peserta dalam pembuatan tepung mocaf dan keripik combromendekati kategori baik dengan nilai 3,2.3. Produk tepung mocaf kurang diterima masyarakat, sedangkan keripik combro dapat diterimamasyarakat. Oleh karena itu, usaha pembuatan keripik combro layak untuk dilanjutkan dandikembangkan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences Other

Description

JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT ...