Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif karena penelitian ini mengkaji penggunaan metode diskusi dalam meningkatkan pemahaman pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak untuk membantu siswa kelas X-IPA 11 Man 2 Model Medan pada kompetensi memahami pengertian dan pentingnya menghindari licik, tamak, zalim dan diskriminasi. Berdasarkan analisis dan refleksi hasil tes pemahaman siswa pada siklus I dengan menggunakan metode diskusi mencapai nilai 71,80%, angka tersebut termasuk kualifikasi sedang/cukup (55 ≤ C ≤ 75) demikian pula ketuntasan belajar juga belum mencapai 75 % karena masih mencapai angka 50 %. Belum memiliki kategori baik. Sedangkan pada siklus II pemahaman siswa pada Pengertian dan pentingnya menjauhi sifat licik, tamak, zalim dan diskriminasi di MAN 2 Model Medan kelas X-IPA 11 pada siklus II dengan menggunakan metode diskusi mencapai nilai 86,80%, maka angka tersebut kualifikasi baik, dalam kategori intervalnya (75 ≤ B ≤ 90). Demikian pula ketuntasan belajar telah mencapai 75 % karena mencapai angka 88,80 % telah memiliki kategori baik.
Copyrights © 2020