AbstrakLatar Belakang: Data Komisi Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak yaitu pada skala nasional dari tahun 2010 sampai tahun 2014 mengalami peningkatan laporan kejahatan terhadap anak. Dengan perincian tahun 2010 sebanyak 926 kasus. Pada tahun 2011 meningkat menjadi 1020 kasus. Tahun berikutnya meningkat pula sebanyak 1075. Pada tahun 2013 meningkat lagi menjadi 1620 kasus. Mengajarkan seksualitas yang tepat akan mengurangi dampak negatif bagi korban pelecehan seksual, maka perlu dilakukan upaya–upaya pencegahan agar pelecehan seksual terutama pada anak usia dini dapat diminimalisir. Pendidikan seks untuk anak usia dini bukan mengajarkan anak untuk melakukan seks bebas ketika mereka dewasa kelak. Pendidikan seks dimaksudkan agar anak memahami akan kondisi tubuhnya, kondisi tubuh lawan jenisnya, serta menjaga dan menghindarkan anak dari kekerasan seksual. Tujuan : Mengetahui Tingkat Pengetahuan Orang Tua tentang Kesehatan Seksual Pada Anak Usia Dini di PAUD Tunas Bangsa, Depok, Sleman. Metode : Desain penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan Univariat Analysis. Sampel pada penelitian ini 20 orang tua murid PAUD Tunas Bangsa, Depok, Sleman Teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil : Tingkat Pengetahuan Orang Tua tentang Kesehatan Seksual Pada Anak Usia Dini sebagian besar dalam kategori tinggi 12 responden (60 %).Kata Kunci : Pengetahuan Orang Tua, Kesehatan Seksual, Anak Usia Dini
Copyrights © 2019