Pertumbuhan penderita Covid-19 terjadi peningkatan yang sangat cepat. Investigasi dini yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) diantaranya melakukan contact tracing. Senada dengan pertumbuhan ponsel cerdas juga cukup meningkat, menurut hasil survei di Indonesia penggunaan internetnya banyak melalui ponsel cerdas. Hal ini tidak menutup kemungkinan penderita Covid-19 memiliki ponsel cerdas yang terhubung ke internet. Ponsel cerdas memiliki fitur untuk mencatat sebuah aktivitas berpergian dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Fitur ini jika diaktifkan oleh penggunanya maka sangat bermanfaat untuk mengetahui riwayat berpergian. Untuk mendapat informasi berupa riwayat berpergian perlu menggunakan pendekatan Forensik Digital yang telah miliki prinsip dasar dan teknik yang berfungsi menjaga integritas suatu informasi dari sebuah perangkat seperti ponsel cerdas. Informasi ataupun artefak yang ditemukan oleh analis forensik digital hanya disajikan kepada pihak yang berwenang untuk diolah dan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Pada penelitian ini informasi yang disajikan adalah hasil analisis riwayat berpergian berupa lokasi-lokasi yang pernah dikunjungi oleh penderita.
Copyrights © 2020