Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang

Kelakai Sebagai Antianemia

Putri Eka Yulianthima (SMA Negeri 2 Sampit)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2017

Abstract

Kelakai adalah salah satu tumbuhan jenis paku-pakuan. Kelakai termasuk tumbuhan yang mudah ditemukan di daerah tanah gambut seperti di Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil penelitian tahun 2005 yang dilakukan oleh Hayinah, dkk, Jurusan Budidaya Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, kandungan zat besi yang terdapat di dalam kelakai yaitu 291,32 mg per 100 g. Kekurangan darah atau anemia adalah keadaan dimana rendahnya hemoglobin yang dapat menyebabkan produksi eritrosit rendah. Inti molekul hemoglobin adalah zat besi (Fe). Sehingga, kekurangan zat besi menjadi salah satu faktor penyebab anemia. Hal ini akan menyebabkan berbagai gejala anemia seperti mudah letih, lesu, wajah pucat, pusing, daya tahan tubuh menurun, dan detak jantung lebih cepat. Adanya zat besi pada kelakai dapat meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh sehingga membantu mengurangi gejala penderita anemia. Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah deskriftif. Penulis hanya menganalisis fakta-fakta yang sudah ada dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar tentang cara mengatasi anemia dengan memanfaatkan tumbuhan kelakai.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JIKT

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Engineering

Description

Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang pertama kali terbit tahun 2010 (mulai edisi 30 Juli 2010). Jurnal ini resmi dimulai berdasarkan SK no. 0005.103/JI.3.2/SK.ISSN/2010.07 Tanggal 30 Juli 2010. Penerbit FKIP Universitas Palangka Raya. Frekuensi terbitan 6 bulanan atau 2 kali dalam setahun. Tingang adalah ...