Journal Of Aquaculture Development and Environment
Vol 3, No 1 (2020): Journal Of Aquaculture Development And Environment

Effectiveness Of Alternative Feeding To Use Faster Maturity Of Gonad Male Lele Sangkuriang (Clarias sp)

Rizal Akbar Hutagalung (Program Studi Budidaya Perikanan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontiank)
Ridwan Salim (Program Studi Budidaya Perikanan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontiank)
Farid Mudlofar (Program Studi Budidaya Perikanan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontiank)
Suparmin . (Program Studi Budidaya Perikanan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontiank)
Sarmila . (Program Studi Budidaya Perikanan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontiank)
Muhammad Taufik (Program Studi Budidaya Perikanan Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontiank)



Article Info

Publish Date
25 Apr 2020

Abstract

Ikan lele sangkuriang merupakan salah satu komoditas nilai ekonomis penting sehingga diperlukan ketersediaan benih yang berkualitas unggul yang ditentukan oleh kematangan gonad betina terutama induk jantan yang telah matang gonad pada pembenihan secara buatan. Faktor terpenting mempercepat kematangan gonad baik betina atau jantan adalah pakan yang diberikan untuk itu diperlukan pakan alternative guna menignkatkan kematangan gonad. Tujuan penelitian untuk memperoleh efektifitas pakan alatnatif guna meningkatkan kematangan gonad yang optimal dari induk jantan. Penelitian ini berlangsung selama 53 hari dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, perlakuan pakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perlakuan A: pakan pellet, perlakuan B: pakan keong, perlakuan C: pakan udang, dan perlakuan D: pakan ikan tamban. Parameter utama yang diukur adalah Tingkat Kematangan Gonad (TKG) jantan/Gomatik Somatik Indeks (GSI), dan parameter penunjang adalah pertumbuhan berat, kelangsungan hidup, kesehatan ikan dan kualitas air. Hasil penelitian parameter utama menunjukkan GSI tertinggi adalah perlakuan C yang diberi pakan udang putih yaitu mengalami kenaikan sebesar 0,72%, selanjutnya di ikuti perlakuan D yang diberi pakan ikan tamban sebesar 0.66%, kemudian perlakuan B yang diberi pakan keong sebesar 0.62% dan yang terendah pada pada perlakuan A yang diberi pakan pellet sebesar 0,55 Kualitas air pemeliharaan suhu rata-rata 250 C sd 300 C. pH 6.5 sd 8 dan oksigen terlarut >3 mg/liter sehingga menunjang untuk tumbuh dan berkembangnya ikan uji.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jade

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Environmental Science

Description

The focus and scope of the research is related to the discussion of the development of aquaculture in general and the ...