Situasi kasus pernikahan usia dini masih darurat di Indonesia, salah satu penyebabnya ialah karena terbatasnya informasi. Tujuan Penelitian ini untuk merancang media infografis mengenai pernikahan dini bagi remaja perempuan di Indonesia. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dan observasi guna memperoleh data sebagai landasan maupun konten pada perancangan media infografis. Infografis diperlukan sebagai upaya menginformasikan pernikahan dini kepada masyarakat luas, khususnya perempuan berusia 12-18 tahun, yang memiliki resiko lebih besar untuk melakukan pernikahan di usia dini terutama yang tinggal di pedesaan. Visualisasi infografis terdiri ilustrasi baik ikon dan gambar lainnya dalam gaya flat design, kombinasi warna, huruf, yang sesuai dengan target audiens. Infografis juga dilengkapi dengan audio termasuk narasi oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya sehingga informasi yang didapat terpercaya, lebih jelas dengan gaya penyampaian pesan yang mudah dipahami. Peneliti berharap dengan adanya media informasi berupa infografis, remaja perempuan dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan jika melakukan pernikahan dini baik itu dari dampak psikologis maupun fisik, sehingga dapat mengurangi kasus pernikahan dini.
Copyrights © 2019