Buletin Palma
Vol 13, No 1 (2012): Juni, 2012

Identifikasi Sistem Penyerbukan Pinang Molinow-1 dan Mongkonai

WEDA MAKARTI MAHAYU (Balai Penelitian Tanaman Palma, Manado Jln. Raya Mapanget, Kotak Pos 1004 Manado 95001)
nFn MIFTAHORRACHMAN (Balai Penelitian Tanaman Palma, Manado Jln. Raya Mapanget, Kotak Pos 1004 Manado 95001)



Article Info

Publish Date
11 Nov 2016

Abstract

Sistem penyerbukan pada tanaman pinang belum diketahui secara pasti terutama pada tipe genjah sehingga untuk program pemuliaan pinang perlu diteliti sistem penyerbukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem penyerbukan pada tanaman pinang Mongkonai (Genjah) dan Molinow-1 (Dalam) agar dapat ditentukan sistem persilangan yang tepat. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Kayuwatu, Balai Penelitian Tanaman Palma, Manado, Sulawesi Utara pada Juni 2011 sampai Maret 2012 dalam bentuk percobaan faktorial 2 x 4 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dua faktor dan tiga ulangan, masing-masing ulangan terdiri atas 3 pohon. Faktor pertama adalah aksesi pinang (A), terdiri atas: (A1) pinang Molinow-1 dan (A2) pinang Mongkonai ; faktor kedua adalah sistem persilangan (B) yang terdiri atas: (B1) emaskulasi + kerodong, (B2) emaskulasi tanpa kerodong, (B3) tanpa emaskulasi + kerodong dan (B4) tanpa emaskulasi tanpa kerodong. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan adanya interaksi antar perlakuan. Sementara hasil uji BNT memperlihatkan bahwa, pinang Molinow memiliki sistem penyerbukan silang yang lebih besar dari sistem penyerbukan sendiri, sebaliknya pinang Mongkonai memiliki sistem penyerbukan silang dan sendiri yang hampir sama persentasenya. Dengan diketahuinya sistem persilangan kedua aksesi pinang tersebut maka dapat ditentukan sistem persilangan yang tepat dalam perbaikan sifat genetis maupun perakitan varietas baru. Kata kunci: Sistem penyerbukan, buah jadi, Molinow-1, Mongkonai.ABSTRACTIdentification of Pollination System of Molinow-1 and Mongkonai ArecanutThere is still lack of information about pollination system on Areca nut especially on dwarf type. The research was conducted to find out pollination system of areca nut that could be applied on breeding program. Three treatments had tested on nine years-old Molinow-1 and Mongkonai population at Kayuwatu Experimental Garden, Indonesian Palmae Research Institute, Manado, North Sulawesi at June 2011 – March 2012. The study was conducted in a factorial experiment of 2 x 4 with Randomized Block Design. Using two factors with three replications and each replication consisted of three trees. The first factor is the accession of areca nut (A), consists of: (A1) Molinow-1 and (A2) Mongkonai, whereas the second factor is the system crosses (B) consists of: (B1) emasculation with bagging, (B2) emasculation without bagging, (B3) without emasculation with bagging and (B4) without emasculation and no bagging. The differences of the treatments were analyzed by ANOVA and Least Significant Difference test (LSD). The result showed that there is different pollination system between accession of Molinow-1 and Mongkonai on one month fruit set, while pollination system using bag significantly different with pollination system without bagging. Molinow-1 has cross pollination greater than Mongkonai, where as Mongkonai has two pollination system with a similar percentage.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

palma

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Buletin Palma memuat artikel hasil-hasil penelitian kelapa dan palma lainnya. GENERAL REQUIREMENTS Bulletin of Palma is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research finding on coconut and other palm research results. SCOPE Scope of Bulletin of Palma are: ...