Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Vol 33, No 2 (2014): Juni 2014

POTENSI TERNAK KERBAU SEBAGAI PENGHASIL DAGING NASIONAL

Rasali Hakim Matondang (Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Jalan Raya Pajajaran Kav E-59, Bogor 16151)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2014

Abstract

Populasi ternak kerbau di Indonesia mencapai 1.378 juta ekor yang menyebar hampir di seluruh provinsi. Perkembangan populasi kerbau dalam lima tahun terakhir berfluktuasi. Pada tahun 2011 populasinya menurun 34,73% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, namun pada tahun 2009, 2010, dan 2012 populasinya meningkat masing-masing 0,11%, 3,45%, dan 5,60%. Tulisan ini menginformasikan potensi kerbau sebagai salah satu sumber daging. Oleh karena itu, pengelolaannya perlu ditingkatkan dari cara tradisional ke cara yang lebih maju dengan menerapkan teknologi pengolahan pakan melalui penyebaran lumbung pakan kaya energi di lahan penggembalaan tradisional dan penyediaan pejantan unggul. Potensi kerbau sebagai ternak penghasil daging ditunjukkan oleh: 1) bobot badan dewasa yang berkisar antara 300-600 kg/ekor, bergantung pada bangsa kerbau, 2) kenaikan bobot badan yang baik, antara 0,20–0,70 kg/hari, bahkan bisa lebih tinggi, bergantung pada kondisi dan cara pemeliharaan, 3) bobot lahir anak 31 kg untuk jantan dan 24 kg untuk betina, dan 4) persentase karkas cukup tinggi, antara 43–51%. Kendala dalam pengembangan kerbau yaitu penurunan mutu genetik (terjadi inbreeding yang tinggi), pola pemeliharaan tradisional, dan masalah reproduksi. Kerbau termasuk ternak yang lambat dewasa kelamin (umur 3 tahun), periode bunting lama (10,5 bulan), jarak beranak panjang (rata-rata 553 hari), dan memerlukan pakan yang cukup kualitas maupun kuantitasnya untuk mencapai performan reproduksi yang baik.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jppp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal ini memuat tinjauan (review) mengenai hasil-hasil penelitian pertanian pangan hortiikultura, perkebunan, peternakan, dan veteriner yang telah diterbitkan, dikaitkan dengan teori, evaluasi hasil penelitian dan atau ketentuan kebijakan, yang ditujukan kepada pengguna meliputi pengambil ...