Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam
Vol. 15 No. 2 (2015)

PANCASILA SEBAGAI WAHANA UNTUK MENERAPKAN AJARAN ISLAM

Novita, Shofia (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2015

Abstract

Nasionalisme bukanlah sesuatu yang baru kita kenal. Istilah ini telah lama sering kita dengar, baik melalui pembelajaran di lembaga pendidikan maupun lewat seruan para pecinta tanah air yang begitu bersemangat membela negerinya. Namun, kini kita berada di masa di mana banyak orang mulai kehilangan rasa memiliki terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ironisnya, meskipun kita tinggal di Indonesia, banyak dari kita yang justru tidak merasakan cinta terhadap tanah air. Saat ini, kecenderungan orang-orang lebih besar untuk mencintai agama dibandingkan mencintai negara. Mereka seolah lupa bahwa cinta kepada keduanya dapat berjalan beriringan. Islam, sebagai agama, dan kebangsaan sebagai kenyataan sosial, bukanlah hal yang saling meniadakan. Islam adalah ajaran spiritual dengan sifat universal, sedangkan nasionalisme atau kebangsaan adalah bagian dari realitas kehidupan yang bersifat lokal. Sifat universal dari agama akan selalu memerlukan media lokal untuk mewujudkan aktualisasi nilai-nilainya, dan begitu pula sebaliknya.  

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

ref

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Refleksi adalah jurnal filsafat dan pemikiran Islam. Fokus dan ruang lingkup dari jurnal ini adalah Filsafat Islam, Kalam (Teologi Islam), dan Tasawwuf ...