Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh risiko bisnis, kebijakan dividen, pertumbuhan penjualan, pertumbuhan perusahaan dan tangibilitas terhadap kebijakan utang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan 28 sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2013-2017 dengan 152 pengamatan total. Hipotesis diuji menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh risiko bisnis, kebijakan dividen, pertumbuhan penjualan, pertumbuhan perusahaan dan tangibilitas terhadap kebijakan utang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh simultan Risiko Bisnis, Kebijakan Dividen, Pertumbuhan Penjualan, Pertumbuhan Perusahaan dan Tangibilitas terhadap Kebijakan Hutang. Sedangkan hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Risiko Bisnis, Kebijakan Hutang, Pertumbuhan Pertumbuhan Penjualan Perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap Kebijakan Hutang, sedangkan Tangibilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap Kebijakan Hutang.Kata kunci: Kebijakan Hutang, Risiko Bisnis, Kebijakan Dividen, Pertumbuhan Penjualan, Pertumbuhan Perusahaan, Tangibilitas
Copyrights © 2020