Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman
Vol 1 No 2 Agustus 2016

RUANG TERBUKA HIJAU DI KELURAHAN BANTA-BANTAENG KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR

Nashrah Arsyad (Universitas Muslim Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2016

Abstract

Ruang Terbuka Publik adalah bagian dari sub sistem kota. Kondisi sempit dan langkanya ruang kota yang banyak ditemui diberbagai kota besar saat ini sering meminggirkan eksistensi ruang terbuka publik. Akibatnya muncul ketimpangan sinerji, proporsi, ratio, distribusi (penyebaran) ruang terbuka publik di kota. Ketersediaan ruang terbuka pada suatu kawasan mempunyai peranan yang sangat berarti dalm membentuk mental, potensi, budaya dan perilaku sosial masyarakat. Oleh sebab itu kebutuhan dan penyediaan ruang terbuka publik Memerlukan pendekatan perencanaan dan perancangan yang lebih serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisiskarakteristik kebutuhan ruang terbuka publikditinjau dari aspek sosial budaya serta sejauhmana pengaruh aspek sosial budaya terhadap pemanfaatan ruang terbuka publik di Kelurahan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini Makassar dengan waktu penelitian mulai dari bulan Mei 2016 sampai dengan bulan Oktober 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik Ruang Terbuka Publik sedangkan metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menggambarkan pengaruh aspek sosial budaya terhadap pemanfaatan ruang terbuka publik melalui perhitungan rumus matematis sederhana. Hasil analisis dari penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan ruang terbuka publik pada kelurahan Banta-bantaeng masih sangat kurang dan belum memenuhi standar kebutuhan ruang terbuka berdasarkan peraturan pemerintah. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kurangnya ketersediaan ruang terbuka mengakibatkan masyarakat memanfaatkan ruang terbuka yang ada baik berupa lahan kosong milikk pribadi masyarakat, jalan-jalan lingkungan yang ada, ruang-ruang terbuka milik instansi dan lahan-lahan kosong lain yang tak jelas statusnya. Berdasarkan hasil studi menunjukkan bahwa masyarakat kelurahan banta-bantaeng sangat membutuhkan ruang terbuka utamanya ruang terbuka jenis lapangan olah raga dan taman bermain. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk pemerintah dan untuk penelitian selanjutnya yang terkait dengan ruang terbuka publik

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

losari

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

LOSARI Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman adalah jurnal yang terbit 2 kali setiap tahun pada bulan Februari dan Agustus.  LOSARI Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman adalah  peer reviewed jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah mengenai arsitektur dan Rancang  Kawasan  Binaan pada ...