Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi aksesibilitas penyandang disabilitas netra di Wiyata Guna Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan model Countenance Stake. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan deskriptif kualilatif. Kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut (1) perencanaan pemberian alat bantu untuk layanan disabilitas sensorik netra dalam kategori sesuai (80%), ditemukan alat bantu yang tidak  memperhatikan estetika bentuk tubuh. (2) pelaksanaan pemberian alat bantu dalam kategori cukup (60%), belum adanya kesesuaian antara alat bantu dengan standar kebutuhan penerima manfaat (postur tubuh). (3) pemanfaatan alat bantu berupa tongkat dan riglet kurang karena berbahan lunak (mudah patah), pen tumpul dan terlalu lancip. (4) terdapat contigency antara perencanaan, pelaksanaan dengan pemanfaatan, yang pelaksanaan pemberian alat bantu pada kategori cukup menyebabkan penerima manfaat belum memanfaatkan alat bantu.Kata kunci: evaluasi program, countenance stake, disabilitas netra
Copyrights © 2019