Konfesi-konfesi Yeremia adalah salah satu bagian teks kenabian Perjanjian Lama yang sulit ditafsirkan makna dan tujuan penulisannya. Para ahli berusaha menggunakan berbagai metode penafsiran dalam mengeksegesis konfesi-konfesi Yeremia. Tulisan ini memaparkan dan meninjau perkembangan metode penafsiran yang digunakan para ahli tersebut, mulai dari penafsiran biografis, penafsiran historis-kritis, hingga penafsiran sinkronik yang ditandai dengan penggunaan analisis retorik. Berdasarkan natur dan karakteristik teks konfesi-konfesi Yeremia, penulis menyimpulkan bahwa analisis retorik adalah metode yang paling tepat dalam menafsirkan makna dan tujuan penulisan konfesi-konfesi Yeremia. Kata-kata Kunci: konfesi Yeremia, biografis, historis-kritis, sinkronik, analisis retorik, teks final, pesan retorik, dampak persuasif, respons pembaca. Abstract: Jeremiah’s Confessions are considered as some of the most difficult Old Testament texts to be interpreted with respect to their meaning and purpose. Many Old Testament scholars throughout the years have used various methods to exegete Jeremiah’s Confessions. This study aims to present and review these methods, hanging from biographical interpretation, historical criticism method, to the bloom of synchronic interpretation, defined by the use of rhetorical analysis. Based on the text’s nature and characteristic, the study argues that rhetorical analysis is the most suited method to interpret the meaning and purpose of Jeremiah’s Confessions.
Copyrights © 2019