Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Penerapan Fungsi Manajemen Terhadap Kinerja Penanggulangan Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Poso, serta faktor apa saja yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey. Data primer yang di kumpulkan adalah data yang di peroleh dari hasil observasi, wawancara dan hasil jawaban quisioner. Sedangkan untuk data sekunder metode pengumpulan datanya dilakukan selain melalui studi pustaka, juga melalui penelusuran dokumen-dokumen resmi yang ada kaitannya dengan permasalahan penelitian. Analisa data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan variabel dan indikator yang sudah di tetapkan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Fungsi Manajemen Terhadap Kinerja Penanggulangan Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Poso, secara umum dapat dikatakan belum di jalankan atau di laksanakan sebagaimana yang di harapkan. Hal ini di ketahui dari capaian masing-masing indicator; (1) Perencanaan yang berkaitan dengan pengimplementasian kegiatan penyuluhan, sebagian besar responden (67%) mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan, belum pernah di lakukan; (2) Perencanaan yang berkaitan dengan Pengutusan Pegawai/ Petugas Untuk Mengikuti Pelatihan, sebagian besar responden (73%) mengatakan bahwa belum ada petugas/ pegawai yang di utus untuk mengikuti pelatiahn-pelatihan yang terkait dengan penanggulangan dini resiko bencana; (3) Perencanaan yang berkaitan dengan Pengembangan SDM, sebagian besar responden (87%) mengatakan bahwa selama ini belum ada pegawai yang di utus untuk mengikuti pendidikan (formal) yang spesialisasinya berkaitan dengan peristiwa bencana; (4) factor financial di anggap sebagai factor yang mempengaruhi penerapan fungsi manajemen terhadap kinerja penanggulangan bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PosoKesimpulan dan saran : Secara umum, Penerapan Fungsi Manajemen Terhadap Kinerja Penanggulangan Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Poso belum di laksanakan sebagaimana yang di harapkan. Untuk itu di sarankan: hendaknya rencana kegiatan penyuluhan tentang penanggulangan resiko bencana kepada masyarakat dapat di laksanakan minimal se-tahun se-kali. Hal ini penting untuk lakukan, agar masyarakat bisa mengetahui dan memahami bagaimana cara penanggulang dini resiko bencana ketika bahaya bencana akan terjadi.Guna mengantisipasi atau meminimalisisr kerugian yang akan terjadi ketika bencana terjadi, maka pengetahuan dan ketrampilan pegawai/ petugas tentang penanggulangan resiko bencana perlu di tingkatkan melalui pengutusan pegawai/ petugas pada pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan penanggulangan resiko bencana di maksud.Guna kepentingan BPBD dan masyarakat secara menyeluruh terkait dengan penanggulangan dini resiko bencana, hendaknya spesialisasi pegawai tentang penanggulangan dini resiko bencana dapat di tingkatkan melalui jalur pendidikan formal yang kosentrasi ilmunya erat kaitannnya dengan masalah-masalah resiko bencana di maksud.Kata Kunci : Fungsi Manajemen, Kinerja
Copyrights © 2013