Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh tunjangan sertifikasi terhadap kinerja guru pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso Pesisir dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru setelah memperoleh tunjangan sertifikasi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh tunjangan sertifikasi terhadap kinerja guru pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso Pesisir. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan keadaan yang sesungguhnya mengenai apa sesuai fakta yang ditemukan dilapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan kuisoner. Informan dan responden dalam penelitian initerdiri guru, staf tata usaha dan murid di Madrasah Tsanawiyah Negeri Poso Pesisir. Teknik analisis data menggunakan instrumen yaitu tabel-tabel frekuensi. Berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tunjangan sertifikasi guru pada MTs. Negeri Poso Pesisir berpengaruh terhadap kinerjanya. Dapat diperhatikan mulai dari Tabel 4.1, dimana responden menyatakan tanggapannya sangat penting Keharusan Setiap Guru Untuk Memperoleh Sertifikasi sebanyak 28 orang atau 66,67% dan yang menyatakan penting 14 orang atau 33,33%. Pada tabel 4.2 memperlihatkan bahwa perbedaan guru sertifikasi PF dan PLPG nampak dari segi kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi profesional dan pribadi. Pada tabel 4.3 dapat perrhatikan bahwa Tunjangan Sertifikasi Dapat Mendorong Peningkatan Kinerja Guru, dimana responden yang menyatakan tanggapannya sangat mendorong sebanyak 34 orang atau 80.95% dan yang memberikan tanggapannya mendorong sebanyak 8 orang atau 19.05%. sedangkan pada tabel 4.4 mengambarkan bahwa Pengaruh Tunjangan Sertifikasi Mempengaruhi Terhadap Kinerja Guru, dimana responden yang menyatakan sangat berpengaruh sebanyak 30 orang atau 71,43% dan yang menyatakan berpengaruh sebanyak 1 orang atau 28,57%. Selanjutnya pada tabel 4.5 memperlihatkan bahwa Salah Satu Faktor Yang Berpenagruh Terhadap Sertifikasi Guru MTs Adalah Didukung Oleh Kualifikasi Pendidikan, dimana responden yang memilih jawaban bahwa kualifikasi pendidikan sangat mendukung sebanyak 32 orang atau 76,19% dan yang menyatakan mendukung sebanyak 10 orang atau 23,81%. Pada tabel 4.6 dapat diperhatikan bahwa Sertifikasi Guru Pada MTs Tidak Mempengaruhi Peningkatan Mutu Kelulusan, dimana responden yang menyatakan tanggapannya bahwa sertifikasi guru menentukan mutu kelulusan sebanyak 10 orang atau 23,81% dan yang menyatakan biasa saja sebanyak 32 orang atau 76,19%. Kemudian dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ditinjau dari aspek ekonomi maka tunjangan sertifikasi Guru dapat meningkatkan kesejahteraan setiap guru karena adanya penambahan tunjangan profesi.Kata Kunci : tunjangan sertifikasi, kinerja
Copyrights © 2014