Salah satu hama penting pada tanaman kedelai adalah hama pengisap polong Riptortus linearis. Serangan hama pengisap polong R. linearis dapat mengakibatkan kehilangan hasil kedelai hingga 80% bahkan puso apabila tidak dikendalikan. Sampai saat ini hama tersebut telah tersebar di sentra produksi kedelai terutama di daerah Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan. Stadia pertumbuhan yang paling peka terhadap serangan hama pengisap polong adalah stadia pembentukan dan pengisian polong (R5–R6). Serangan pada stadia ini mengakibatkan kerusakan biji 15–20% dan kehilangan hasil paling tinggi (80%). Hama kepik polong R. linearis dapat hidup pada berbagai jenis tanaman inang seperti Tephrosia spp, Acasia vilosa, dadap, Desmodium, Solanaceae, dan Crotalaria. Pengendalian pengisap polong pada tanaman kedelai dilakukan berlandaskan strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Strategi PHT adalah melaksanakan beberapa komponen pengendalian yang kompatibel dalam satu kesatuan pengendalian dan didasarkan pada asas ekologi dan ekonomi.
Copyrights © 2006