Keluarga berencana (KB) adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk mendapatkan objektif-objketif tertentu, menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kehamilan, mengontrol waktu saat kehamilan dalam hubungan dengan umur suami istri dan menentukan jumlah anak dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui adanya Fakor Penyebab Rendahnya Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Di Puskesmas Amparita Kabupaten Sidrap 2014 dari segi pengetahuan, umur dan paritas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan ‘cross sectional study’ Lokasi Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Amparita Kabupaten Sidrap pada Bulan Mei –Juli Tahun 2014 dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden akseptor KB aktif yang tidak menggunakan MKJP, Teknik yang digunakan yaitu Accidental sampling, Alat pengumpulan data adalah kuesioner dan tekhnik analisa penelitian ini adalah analisa univariat.
Copyrights © 2017