Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimanakah, adakah perbedaan, dan peringkat berapakah kinerja keuangan Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara tahun 2010-2016 menggunakan rasio derajat desentralisasi, rasio ketergantungan daerah, dan rasio kemandirian keuangan daerah. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis rasio, analisis manova dan analisis rata-rata. Berdasarkaan hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara tahun 2010-2016 menggunakan rasio derajat desentralisasi sangat kurang, rasio ketergantungan daerah sangat baik, dan rasio kemandirian keuangan daerah sangat baik. Adanya perbedaan kinerja keuangan Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara tahun 2010-2016 menggunakan rasio derajat desentralisasi, rasio ketergantungan daerah, dan rasio kemandirian keuangan daerah. Peringkat kinerja keuangan Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara Tahun 2010-2016 menggunakan rasio derajat desentralisasi adalah urutan pertama Kabupaten Nias disusul Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, dan terakhir Kabupaten Nias Barat. Pada rasio ketergantungan keuangan daerah ditempati secara berturut-turut oleh Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Selatan dan terakhir Kabupaten Nias. Pada kemandirian keuangan daerah posisi pertama ditempati oleh Kabupaten Nias selanjutnya Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat. Diharapkan kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan penerimaan PAD secara intensifikasi dan ekstensifikasi. Masyarakat harus mendukung kebijakan yang dibuat oleh pemerintah daerah sesuai kemampuannya dalam membayar pajak dan retribusi daerah.
Copyrights © 2020