Mekanisme toleransi tanaman terhadap toksisitas aluminium (Al) dapat dipelajari melalui perbandingan toleransiantara tanaman toleran dan tanaman sensitif toksisitas Al. Setaria splendida adalah tanaman pakan yang toleran terhadapAl, sedangkan Chloris gayana merupakan tanaman yang sensitif. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan mekanismetoleransi S. splendida terhadap toksisitas Al. Percobaan pertama disusun menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiriatas dua faktor untuk mempelajari akumulasi Al dan asam organik pada S. splendida dan C. gayana. Faktor pertama adalahkonsentrasi Al (0 dan 2 mM Al), sedangkan faktor kedua adalah jenis rumput pakan, yaitu rumput toleran Al (S. splendida)dan rumput sensitif Al (C. gayana). Percobaan kedua disusun menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas duafaktor dan tiga ulangan untuk mempelajari pengaruh cekaman Al pada S. splendida dan C. gayana. Faktor pertama adalahjenis rumput pakan (S. splendida dan C. gayana), sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi Al pada media tanam (28.19,27.37, 13.74, and 0.13 me Al3+). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akumulasi Al pada jaringan akar S. splendida tidakberbeda dengan yang terakumulasi pada jaringan akar C. gayana. Walaupun S. splendida mengakumulasikan Al dalamjumlah yang lebih tinggi dibandingkan C. gayana di bagian tajuk, S. splendida memiliki toleransi terhadap toksisitas Al.Toleransi S. splendida terhadap toksisitas Al dicapai dengan cara mensekresikan asam oksalat dan asam sitrat dari akar kelarutan eksternal, dan mengakumulasikan asam asam oksalat dan asam malat pada akar dan tajuk.Kata kunci: aluminium, asam organik, Chloris gayana, Setaria splendida, toleransi
Copyrights © 2011