Penelitian ini dilakukan untuk merancang aplikasi monitoring gangguan yang dapat membantu staf IT di divisi IT dalam memonitoring gangguan terutama dalam proses dan perekapan tindak lanjut. Penggunaan metode konvensional dalam instansi akan memakan waktu yang lama. Salah satunya form tindak lanjut yang masih menggunakan dokumen fisik berupa kertas. Sehingga diperlukan adanya perancangan aplikasi monitoring gangguan berbasis website menggunakan framework laravel yang tidak menggunakan metode konvensional. Hal ini sesuai dengan rumusan masalah di dalam penelitian yaitu bagaimana merancang dan membangun aplikasi morgan (monitoring gangguan) berbasis website menggunakan framework laravel.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan sistem waterfall. Sasaran penelitian pada penelitian ini adalah staf IT di divisi IT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: perancangan sistem aplikasi monitoring gangguan mendapatkan persentase 83,7% dari 8 responden di Divisi IT PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya. Persentase tersebut termasuk dalam kategori layak dengan rentang persentase 70% - 92,5%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahw aplikasi monitoring gangguan layak untuk dipakai dalam memonitoring gangguan.Kata Kunci : aplikasi, monitoring gangguan, website.
Copyrights © 2020