Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 17, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

INVENTARISASI JENIS TANAMAN PENGHASIL HASIL HUTAN BUKAN KAYU DI HUTAN NAGARI PARU, SIJUNJUNG, SUMATERA BARAT

Nunung Puji Nugroho (Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Jawa Tengah)
Dona Octavia (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, KLHK)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2020

Abstract

Hutan memainkan peranan penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di sekitarnya,  terutama  dalam  menyediakan  hasil  hutan  bukan kayu (HHBK). HHBK umumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri (subsistence) dan menambah pendapatan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman yang menghasilkan HHBK di Hutan Nagari Paru di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Pengambilan data dilakukan melalui survei lapangan dengan menggunakan 98 plot berukuran 0,1 ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Nagari Paru memanfaatkan berbagai jenis HHBK dari generasi ke generasi sebagai sumber makanan, obat-obatan, kerajinan tangan, pewarna, resin, bangunan, ritual adat, dan keperluan lainnya. Hutan Nagari Paru terjaga dengan kearifan lokal dan hukum adat yang kuat, sehingga memiliki keanekaragaman jenis tanaman penghasil HHBK yang tinggi dengan total 98 jenis. Namun, perlu dicatat bahwa metode pemanfaatan ekstraktif tanpa pembatasan jumlah HHBK yang diambil akan menyebabkan berkurangnya ketersediaan HHBK di masa depan. Oleh karena itu, perlu adanya pengaturan volume HHBK yang dapat pembudidayaan tanaman penghasil HHBK yang bernilai tinggi di lahan masyarakat. Dengan demikian, pelestarian hutan lindung dan ketersediaan HHBK diharapkan dapat dipertahankan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.   

Copyrights © 2020