Kesenian Jaran Jenggo adalah kesenian tradisional masyarakat Desa Solokuro yang telahlama hidup dan berkembang di tengah masyarakat pendukungnya. Kesenian ini merupakankesenian arak-arakan yang digabungkan dengan atraksi-atraksi yang dilakukan kuda besertapawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanda, simbol, dan makna yang terdapat dalamkesenian Jaran Jenggo. Data skunder didapat dari beberapa literatur pustaka. Seperti buku, situsinternet, dan lain-lain yang berhubungan dengan objek suatu penelitian. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif. Proses pencarian data dimulai dengan melakukan observasipartisipasi pada pertunjukan kesenian Jaran Jenggo di Desa Solokuro Lamongan. Pencarian datadilakukan mulai 27 Februaru - 28 April 2019. Penelitian ini menggunakan metode wawancaramendalam dengan pemilik kesenian Jaran Jenggo, tim, dan penonton. Hasil dari penelitian inimembahas tentang tanda, simbol, dan makna pada setiap prosesi kegiatan dengan menggunakankajian semiotik.Kata Kunci: Semiotik, Kesenian Jaran Jenggo.
Copyrights © 2019