Tanaman yang tumbuh pada lingkungan yang tidak sesuai akan memberikan respon berupa perubahan proses metabolisme yang bervariasi diantara spesies dan varietas. Tanaman tomat tahan salinitas merupakan langkah alternative untuk pemanfaatan tanah salin pada beberapa area di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi varietas tomat tahan salinitas yang banyak dibudidayakan secara komersial. Empat varietas tomat (Servo, Warani, Karina, Optima) ditumbuhkan dengan metode kultur jaringan pada media MS yang disuplai dengan 0, 20, 40, 60 dan 80 mM NaCl. Hasil menunjukkan bahwa varietas Servo yang paling toleran terhadap salinitas, dengan persentase perkecambahan yang paling tinggi hingga 20 hari setelah tanam. Varietas Servo kemudian ditumbuhkan lagi pada media yang sama selama 21 hari. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa pertumbuhan bibit tomat varietas Servo dipengaruhi oleh cekaman salinitas pada level 40 dan 80 mM dengan indikator penurunan panjang tunas dan panjang akar serta bobot total disertai dengan kenaikan aktifitas enzim catalase sebagai enzim antioksidan.
Copyrights © 2020