Kemandirian belajar adalah kemampuan merencanakan kegiatan belajar dengan berinisiatif memacu diri untuk belajar secara terus menerus, dan bertanggung jawab dalam kegiatan belajar. Self-efficacy adalah keyakinan siswa mengenai kemampuannya dalam menyelesaikan tugas berdasarkan variasi tingkat kesulitan, variasi jenis tugas atau aktivitas dan variasi usaha atau ketekunan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan kemandirian belajar. Subjek penelitian adalah siswa XII Administrasi Perkantoran (AP) 3 SMK Wijaya Kusuma Lenteng Agung. Pengumpulan data penelitian digunakan skala penilaian untuk mengukur variabel self-efficacy dan kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel self-efficacy dan variabel kemandirian belajar pada kelompok subjek penelitian ini sebesar 0,720. Guru Bimbingan dan Konseling diharapkan dapat memberikan bimbingan kelompok dan juga bimbingan individual kepada siswa. Dalam bimbingan tersebut yang harus dilakukan guru Bimbingan dan Konseling adalah mengarahkan siswa untuk melakukan pola pembelajaran yang baik dan memberikan pendampingan terkait perencanaan belajar untuk meningkatkan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Copyrights © 2018