Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dan faktor penyebab komitmen organisasi 55 karyawan PT Disdus Indonesia (Fave Indonesia). Penelitian korelasional ini menggunakan skala penilaian untuk mengukur kesejahteraan psikologis dan faktor penyebab komitmen organisasi sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil analisis korelasi antara kedua variabel tersebut menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kesejahteraan psikologis, maka semakin tinggi pula faktor penyebab komitmen afektif. Berdasarkan penelitian ini diketahui pula bahwa tidak terdapat hubungan antara kesejahteraan psikologis dan faktor penyebab komitmen berkelanjutan dan antara kesejahteraan psikologis dan faktor penyebab komitmen normatif. Pimpinan personalia PT Disdus Indonesia (Fave Indonesia) diharapkan dapat mempertahankan tingkat kesejahteraan psikologis karyawan dan bahkan meningkatkannya agar komitmen karyawan PT Disdus Indonesia (Fave Indonesia) dapat semakin meningkat.
Copyrights © 2018