Kepercayaan diri siswa yang rendah nampak pada karakteristik perilaku siswa yang membutuhkan dukungan dari orang lain, pesimis, cemas, dan kurang berani menampilkan diri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling. Tindakan yang diimplementasikan adalah konseling kelompok pendekatan realita melalui teknik WDEP pada empat siswa di Yayasan Komunitas Sahabat Anak. Pengumpulan data dilakukan dengan kegiatan observasi, skala penilaian, dan wawancara. Hasil penelitian pada indikator partisipasi siswa sebelum dan sesudah konseling kelompok menunjukkan dua siswa mengalami perubahan pada keberanian berbicara dan berani menatap saat berbicara. Dua siswa lainnya belum menunjukkan keterbukaan dan kurang tertarik mengikuti konseling kelompok. Hasil penelitian pada indikator perubahan perilaku menunjukkan tiga siswa sudah mencoba presentasi di depan kelas walaupun masih gugup, mulai mencoba membaca di depan kelas, dan sudah mulai mengurangi kebiasaan menyontek saat mengerjakan tugas. Saran kepada Koordinator pendidikan Sahabat Anak agar merancang program kegiatan, antara lain kegiatan dinamika kelompok, bermain peran, bimbingan klasikal, konseling kelompok, dan lain-lain. Saran kepada Pembimbing Yayasan Komunitas Sahabat Anak agar melaksanakan kegiatan konseling kelompok pada siswa secara rutin.
Copyrights © 2018