Psiko-Edukasi
Vol 17, No 2 (2019): Psiko Edukasi

HUBUNGAN MOTIF BELAJAR DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VII DAN VIII SMP ‘MJ’ TAHUN AJARAN 2018 / 2019

Veronika Yuliani (Sekolah Dasar Saint Marie Joseph, Jakarta Utara)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2019

Abstract

Kemandirian belajar merupakan usaha inidividu mengandalkan kemampuan atau kekuatan dalam diri untuk menyelesaikan proses belajar dengan baik yang bercirikan memiliki rasa ingin tahu, memiliki motif diri untuk menetapkan tujuan internal. Motif belajar yang tinggi bercirikan indikator bertanggung jawab di setiap masalah yang dihadapi, menyenangi umpan balik yang diterima, menyenangi tugas dengan tingkat kesulitan sedang, tekun dan ulet dalam bekerja, melakukan tugas dengan penuh pertimbangan, dan mengutamakan keberhasilan tugas. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motif belajar dengan kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang positif dan signifikan pada motif belajar dengan kemandirian belajar siswa kelas VII dan VIII SMP ‘MJ’ tahun ajaran 2018/2019. Hasil ini berarti semakin tinggi motif belajar siswa, semakin tinggi pula kemandirian belajar. Variabel motif belajar memberikan sumbangan sebesar 72% terhadap variabel kemandirian belajar. Saran kepada guru BK SMP ‘MJ’ untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah dengan memberikan layanan konseling individual. Cara preventif yang dapat dilakukan guru BK adalah memberikan bimbingan klasikal untuk meningkatkan keinginan untuk belajar atas dorongan secara internal.

Copyrights © 2019