Kepuasan kerja merupakan tanggapan emosional individu terhadap situasi atau kondisi kerja, berupa perasaan puas (positif) atau tidak puas (negatif) terhadap apa yang diharapkan dengan kenyataan yang diperolehnya. Kesejahteraan spiritual adalah keadaan yang mendasari kepuasan dalam hidup dan kemampuan individu mengekspresikan hubungan dirinya dengan pencipta. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah skala sikap untuk mengukur variabel kepuasan kerja dan kesejahteraan spiritual. Instrumen kepuasan kerja memiliki reliabilitas sebesar 0,911 dan Instrumen kesejahteraan spiritual memiliki reliabilitas sebesar 0,984. Hasil analisis korelatif menunjukkan adanya korelasi yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja dan kesejahteraan spiritual dengan taraf signifikan 0,01 dan koefisien determinasi sebesar 46%. Kepala SD 2 Kristen Penabur diharapkan berusaha memperbaiki dan memperhatikan penghargaan yang termasuk dalam dimensi kepuasan kerja para guru.
Copyrights © 2018