ABSTRAKPenelitian ini merupakan bentuk kajian yang dilakukan di sebuah sekolah khusus di Indonesia, yaitu Sekolah Olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati penampilan gender yang muncul pada atlet perempuankhususnya pada cabang olahraga takraw. Peneliti ingin membuktikan bahwa gender tidak terikat pada jenis kelamin,begitu pula sebaliknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif dimana penelititerlibat langsung dalam aktifitas atlet perempuan, tidak hanya pada cabang olahraga takraw tetapi juga dari cabangolahraga lain. Melalui dua teori tersebut, penelitian yang dilakukan telah membuktikan bahwa atlet perempuan(takraw) tidak menampilkan gendernya sesuai dengan konstruksi budaya yang melekat pada perempuan padaumumnya. Kata kunci: sekolah olahraga, atlet perempuan, takraw, penampilan gender, fesyen ABSTRACT This study is sort of observation done at a particular school in Indonesia namely sport school. The purpose of this study is to observe the gender performance of female athletes especially in Takraw as one ofcompetition sport. Observer expects to prove that gender is not bond to sex, and vise versa. The method used in thisstudy is participative observation where the observer gets involved in female athletes’ activities, not only in Takrawbut in another sport branch also. Through the theories, the research has proven that female athletes do not showtheir gender as the cultural construction on common women. Key words: sport school, female athlete, takraw, gender performance, fashion
Copyrights © 2019