Line x cc merupakan lini produksi dari machining departement yang finished product-nya akan dikirim ke engine assembly line (user) untuk kemudian dirakit menjadi unit mesin sepeda bermotor. Permasalahan yang terjadi adalah adanya perbedaan cycle time keduanya sehingga banyak terdapat stok finished product pada line x cc. Untuk mencari penyebab permasalahan tingginya waktu operasional pada line x cc, dilakukan pengukuran waktu elemen kerja dengan cara mengukur time study. Dari hasil yang didapat, dilakukan analisis line balancing untuk mengetahui penyebab ketidakseimbangan lintasan pada line x cc. Perubahan process flow dan elemen kerja dapat memperbaiki keseimbangan lintasan kerja serta menurunkan average cycle time produksi sebesar 17,28%, yaitu menjadi 75,79 detik. Selain itu, pitch time dapat diturunkan menjadi 82,44 detik, selisih 9,19 detik dari cycle time. Efisiensi lintasan (EI) naik menjadi 91,94%; smoothness index (SI) turun menjadi 6,65; balance delay (BD) menjadi 8,06%; dan gap cycle time turun sebesar 42,20% menjadi 27,79 detik.
Copyrights © 2020