Penghisapan lendir atau suction merupakan prosedur yang dilakukan dengan memasukan selang suction dengan ukuran yang sesuai kebutuhan melalui hidung, mulut, endotracheal tube (ETT) dan trakeostomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan suction Endotracheal Tube (ETT) di Ruang ICU. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian berjumlah 34 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil uji univariat mayoritas usia 21- 30 tahun (41,2%), lama bekerja 4 – 8 tahun (41,2%), pendidikan DIII Keperawatan (76,5%), tingkat pengetahuan baik (73,5%), sikap positif (58,8%), pelaksanaan suction yang kompeten (85,3%). Hasil uji bivariat dengan uji statistic Kendall’s Tau menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan pelaksanaan suction Endotracheal Tube (p value=0,028), namun tidak ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan (p value=0,507), sikap (p value=0,954), lama bekerja (p value=0,569), usia (p value=0,220) terhadap pelaksanaan Suction Endotracheal Tube. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan bermakna antara tingkat pendidikan dengan pelaksanaan suction ETT di Ruang ICU. Oleh karena itu, peningkatan pendidikan berkelanjutan ke jenjang S1 Ners perlu diupayakan sebagai upaya peningkatan kualitas mutu asuhan keperawatan.
Copyrights © 2020