Sari Pediatri
Vol 22, No 1 (2020)

Faktor-faktor yang Memengaruhi Gambaran Elektroensefalografi Interiktal Anak yang Menderita Epilepsi

Yanuar Nusca Permana (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro / Rumah sakit Dr. Kariadi, Semarang)
Alifiani Hikmah Putranti (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro / Rumah sakit Dr. Kariadi, Semarang)
Henry Setiawan (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro / Rumah sakit Dr. Kariadi, Semarang)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2020

Abstract

Latar belakang. Elektroensefalografi (EEG) sebagai pemeriksaan penunjang sangat penting dalam mendiagnosis epilepsi bila didukung dengan data klinis. Hasil perekaman EEG dipengaruhi banyak faktor dan sekitar 50% epilepsi pada anak sering tidak menunjukkan aktivitas gelombang epileptiform. Dengan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi EEG, upaya awal untuk diagnosis dan tata laksana epilepsi pada anak dapat lebih efektif dan efisien.Tujuan. Untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi gambaran EEG interiktal pada anak epilepsi.Metode. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional pada anak epilepsi usia antara 1-18 tahun, yang melakukan pemeriksaan EEG selama Januari 2013 - Mei 2016 di CDC RSUP dr. Kariadi Semarang. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur dan observasi langsung meliputi usia, jenis kelamin, jenis epilepsi, episode terakhir bangkitan epilepsi, dan penggunaan obat anti-epilepsi. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistik.Hasil. Hasil yang diperoleh bahwa variabel yang memengaruhi gambaran EEG interiktal adalah episode terakhir dari bangkitan epilepsi (OR=3,4; 95%CI 1,286-9,334) dan penggunaan obat anti-epilepsi (OR=52,8; 95%CI 15.962-174.795).Kesimpulan. Faktor-faktor yang memengaruhi gambaran EEG interiktal pada anak epilepsi adalah episode terakhir dari bangkitan epilepsi dan penggunaan obat anti-epilepsi.

Copyrights © 2020