Dalam pembahasan “Media diantara Radikalisme Dan Terorisme” dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap Islam ( studi kasus Minahasa Utara). Penulis melakukan analisis isi (content analysis) adalah penelitian yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak dalam media massa secara kualitatif dengan menggunakan teknik symbol coding, yaitu mencatat lambang atau pesan secara sistematis, kemudian diberi interpretasi. Dari hasil penelitian terhadap beberapa media nasional paska kejadian pengerusakan Mushola di Minahasa Utara minggu ke-5 Januari dan Minggu Ke-1 Februari 2020, diskripsi soal radiakalisme, terorisme, ektrimis dan intoleran nyaris tidak muncul dalam kontruksi pemberitaan. Media terlihat dengan sengaja menghilangkan elemen-elemen dari teknis jurnalistik, dengan bagaimana peristiwa dimaknai dan ditampilkan. Inilah sesungguhnya sebuah realitas politik. Media membangun, menyuguhkan, mempertahankan, dan mereproduksi, suatu peristiwa kepada pembacanya.
Copyrights © 2020