Penerapan E-Government di Indonesia masih sebatas instansi tertentu. Berdasarkan hasil survey oleh United Nations tahun 2018 dengan Pilot Cities yaitu Jakarta, Indonesia berada pada peringkat 107 dengan level EGDI (E-Government Development Index) adalah High. Manfaat penerapan E-Government harus masyarakat yang merasakannya. Sebanyak apapun sistem yang dibangun jika manfaat tidak dapat dirasakan oleh masyarakat, maka cita-cita terwujudnya good governance tidak akan tercipta. Penelitian ini melakukan eksplorasi terhadap faktor yang dapat memberikan dampak terhadap penggunaan layanan e-government yang ada di Indonesia. Model yang digunakan untuk evaluasi faktor yaitu kolaborasi framework UTAUT dan GAM. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, faktor Performance Expectancy (PE), Perceived image (PI) dan Perceived functional benefit (PFB) memiliki pengaruh terhadap minat masyarakat untuk menggunakan E-Government.
Copyrights © 2020