Motor DC penguat terpisah memiliki daerah pengaturan kecepatan dan torsi yang lebar dan relative linier meskipun pembebanan bervariasi. Thyristor, khususnya SCR merupakan penyearah terkendali, melalui pengendalian sinyal picu (trigger), maka besarnya sudut konduk = (conduction angle) dan sudut picu/penyalaan = (firing delay angle) dapat diatur. Semi- konverter Thyristor merupakan sistem penyearahan satu phasa (1) terkendali gelombang penuh (full wave), dimana suatu penyearah jembatan/bridge menggunakan dua buah thyristor dan dua buah dioda yang dapat diatur/dikendalikan. Uni Junction Transistor (UJT) sebagai rangkaian relaxation oscilator (RO-UJT), dapat digunakan sebagai pemicu gate suatu thyristor melalui tegangan B1 (= UB1) yang berbentuk tegangan pulsa tajam positip (spike voltage positive). Frekuensi osilator ini ditentukan oleh konstanta waktu (time constant) dari RE. CE dan karakteristik UJT. Frekuensi AC yang dikendalikan (fAC) = 50 Hz, maka TAC = 1 / 50 Hz = 20 ms, daerah kerja RO- UJT adalah 00 1800 = 1⁄2 TAC = 10 ms, artinya : TRO-UJT = 0 ~ 10 ms, atau TRO-UJT max. adalah 10 ms. Dalam pengujian laboratorium dilakukan pengukuran baik dalam kondisi tidak berbeban maupun berbeban. Dari hasil pengukuran dilakukan analisa: karakteristik pengaturan: Udc = f (), Udc/Udm = f (), dan perbandingan Udc/Udm, serta karakteristik n = f (UA), untuk arus penguat medan tetap dan karakteristik motor berbeban n = f (IA) pada tegangan jangkar dan arus penguat medan tetap.
Copyrights © 2017