Kriptografi dan steganografi adalah dua alat untuk menawarkan keamanan data. Kriptografi menyediakan fitur seperti kerahasiaan, keaslian, dan integritas data. Pada steganografi ada 3 hal penting yang perlu diperhatikan yaitu imperceptibility, fidelity, dan recovery, Steganografi biasanya terdiri dari dua sistem, yaitu sistem untuk menyembunyikan pesan dan system untuk mengambil pesan. Metode steganografi yang dipakai merupakan metode yang berbasis sistem chaos, dalam ilmu fisika dan matematika, teori chaos berhubungan dengan suatu kegiatan atau kebiasaan sistem non-linear yang dinamis, yang untuk beberapa kondisi menampilkan sebuah fenomena acak (chaos). Spread Spectrum steganography terpencar-pencar sebagai pesan yang diacak (encrypt) melalui gambar. Untuk membaca suatu pesan, penerima memerlukan algoritma yaitu crypto-key dan stego-key. Metode permutasi multiputaran memiliki dua pasang metode yaitu permutasi multiputaran mengecil (PCMPK) dan permutasi multiputaran membesar (PCMPB) yang merupakan proses kebalikan satu dengan lainnya. Metode yang diusulkan juga diukur kinerjanya dari sisi ketahanan terhadap gangguan, diantaranya terhadap kompresi JPEG, terhadap gangguan standar (Gaussian noise, Poisson noise, Salt and Pepper noise, dan speckle noise), terhadap kehilangan data, serta terhadap perubahan kecerahan dan kontras. Dari beberapa hasil analisis dapat disimpulkan kinerja algoritma steganografi yang dihasilkan dapat tahan tehadap gangguan gangguan terhadap kompresi JPEG, terhadap noise standar (Gaussian noise, Poisson noise, Salt and Pepper noise, dan speckle noise), terhadap kehilangan data, serta terhadap perubahan kecerahan dan kontras.
Copyrights © 2018