Perbincangan hangat para peneliti pada jaringan sensor nirkabel masih kompleksitas pada penggunaan energi disetiap node. Hal ini dikarenakan kebutuhan informasi meningkat yang mempengaruhi perkembangan teknologi semakin meningkat pula. Sehingga, pertukaran informasi secara terus menerus menyebabkan penurunan masa hidup node. Solusi untuk permasalahan tersebut adalah menggunakan routing protocol seperti Low Energy Adaptive Clustering Hierarchy (LEACH). Protokol LEACH bekerja dengan melakukan pengelompokan node dan memilih kepala kluster (CH) yang bertugas untuk mengirimkan data ke Sink Node (SN). Salah satu kelemahan protokol LEACH adalah CH yang jauh dari SN dimana memerlukan energi banyak untuk pengiriman data ke SN. Salah satu cara untuk mengurangi konsumsi energi tiap CH jauh adalah dengan menggunakan komunikasi multi-hop. Pada makalah ini, kami mengusulkan Multi-hop Inter-Cluster LEACH (MI-C LEACH) dengan algoritma pengembangan dari protokol LEACH. Hasil simulasi menggunakan OMNeT++ menunjukkan bahwa jumlah node 100 pada rata-rata energi tersisa dari MI-C LEACH jauh lebih banyak dari LEACH dengan perbedaan rata-rata 27.082 watt. Tetapi pada jumlah node 200, MI-C LEACH tidak berbeda jauh energi yang tersisa dari LEACH untuk setiap jumlah putaran 100 hingga 600.
Copyrights © 2020