Jurnal Inada: Kajian Perempuan Indonesia di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar
Vol. 3 No. 1 (2020): JUNI

Kandidat Perempuan dan Tantangan Politik Patronase pada Pemilu Legislatif 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Benediktus Dalupe (Program Studi Ilmu Politik, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2020

Abstract

Abstrak: Artikel ini menggambarkan usaha calon legislatif (caleg) perempuan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pemilihan umum 2019 di tengah maraknya patronase. Politik patronase menjadi kendala utama bagi perempuan. Mereka diperhadapkan pada situasi yang mengharuskan patronase dalam meraih dukungan. Pengalaman politik dan nomor urut menunjang pencalonan perempuan. Meski itu penting, uang menjadi sangat vital dalam pencalonan. Biaya dalam jumlah besar diperlukan untuk pengadaan alat peraga kampanye, operasional pribadi dan tim, biaya bantuan ke pemilih, hingga biaya pengawalan suara pada hari pemilihan. Tuntutan patronase merupakan situasi yang dilematis bagi sebagian caleg perempuan. Mereka tidak lagi menonjolkan agenda politik perempuan dalam kampanye mereka. Pemilih lebih merespons isu-isu konkret dan bantuan material yang mungkin diperoleh dari caleg. Para caleg perempuan membutuhkan pendanaan, jaringan personal dan kekerabatan, yang mayoritas dimonopoli laki-laki. Tanpa itu semua, begitu sulit bagi perempuan untuk terpilih. Kata kunci: Keterpilihan, Kandidat Perempuan, Patronase, Pemilu 2019, NTT

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

inada

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Inada adalah jurnal ilmiah yang fokus pada kajian perempuan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) berupa hasil penelitian maupun hasil pemikiran konseptual yang mencakup isu kekerasan, diskriminasi, stereotipisasi maupun keterkaitan perempuan dengan isu lingkungan, perubahan iklim, ...