Penggunaan perkerasan jalan dengan menggunakan perkerasan konvensional banyak berdampak buruk untuk ketersediaan air dalam tanah, karena menutupi dan menghalangi air masuk kedalam tanah. Penelitian ini bertujuan menawarkan opsi yang lebih baik untuk pembangunan pavement yang ramah terhadap lingkungan menggunakan beton pori yang mampu memasukkan ke dalam tanahEksperimen yang digunakan adalah infiltrasi, kuat tekan dan kuat lentur. Pada penelitian ini menggunakan 6 sampel dengan variasi void 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30% dan menggunakan chemical admixture silica fume dengan 10% dari berat semen. Hasil pegujian infiltrasi menunjukkan penyerapann air yang tercepat yakni di void 5% dan paling lambat di void 30%. Hasil dari kuat tekan terbesar pad void 5% di angka 15.29 MPa dan yang terlemah di void 30%. Hasil dari kuat lentur yang terkuat terdapat pada void 5% dengan angka 1.78 MPa dan yang paling kuat dengan void 30%.
Copyrights © 2020