Subsektor hortikultura adalah subsektor yang memegang peranan penting kedua setelah pangan. Buah memiliki banyak pilihan jenis mulai dari bentuk, rasa, aroma dan sangat berpotensi untuk dikembangkan. Mayoritas petani banyak yang melakukan usahatani hortikultura buah karena dianggap mampu memberikan hasil yang maksimal. Jenis tanaman hortikultura buah yang sangat berpotensi untuk dikembangkan dan mampu memberikan nilai tambah ialah tanaman jeruk. Berdasarkan BPS 2016, komoditas jeruk siam di Kabupaten Jember memiliki tingkat produksi yang tinggi dan menduduki peringkat ke dua dari seluruh kota penghasil jeruk siam di wilayah Jawa Timur pada tahun 2015. Sifat produk pertanian yang mudah rusak dapat diatasi dengan penggunaan teknologi yang terdapat pada subsistem agroindustri. Pelaksanaan agroindustri jeruk siam meningkatkan harga jual sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan produksi petani produsen. Agroindustri pada komoditas jeruk siam dilakukan dengan melakukan pengolahan produk mentah jeruk siam menjadi produk setengah jadi maupun produk akhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek pasar, teknis dan teknologi, serta manajemen,organisasi agroindustri dan finansial agroindustri tepatnya di kedai Bee Juice. Teknik penentuan lokasi menggunakan purposive method karena lokasi penelitian yang tidak dipilih secara acak, namun sudah memiliki tujuan dan target tertentu sehingga banyak yang menyebutnya sebagai judgment method. Penelitian analisis kelayakan dilakukan menggunakan metode deskriptif dan analitis sedangkan metode analisis data dianalisis secara deskriptif dan analitik.Kata Kunci: Agroindustri, Bee Juice, Jeruk siam, Kelayakan, Nilai tambah
Copyrights © 2020